Grab Akan Beli Perusahaan Rintisan Indonesia

Seorang penumpang menggunakan helm Grab di Jakarta (1/2). (Sumber: VOA indonesia/Reuters/Darren Whiteside)

Ekspansi Grab akan mengintensifkan kompetisi di antara perusahaan-perusahaan pencarian kendaraan di Indonesia.

Baranews.co – Grab kemungkinan akan mengumumkan pembelian perusahaan rintisan pembayaran daring, Kudo, senilai lebih dari 100 juta dolar AS (Rp 1,3 triliun), menurut sebuah sumber yang dekat dengan isu tersebut. Langkah ini akan membantu perusahaan pencarian kendaraan Asia Tenggara itu melayani lebih banyak pelanggan.

Dana pembelian ini akan diambil dari 700 juta dolar AS yang dijanjikan Grab untuk investasi di Indonesia, pasar terbesarnya, dalam empat tahun mendatang, menurut sumber yang menolak diidentifikasi karena informasi itu bukan untuk publik.

Didirikan tahun 2014, Kudo memfasilitasi transaksi-transaksi daring untuk konsumen Indonesia, menurut laman perusahaan itu. Kudo menyasar konsumen yang tidak memiliki rekening bank dan di kota-kota kecil, membantu mereka melakukan pembelian di internet melalui agen-agen mereka.

Kesepakatan itu mungkin diumumkan paling awal minggu ini, dan Grab — rival terbesar untuk perusahaan AS Uber Technologies Inc di Asia Tenggara — bertaruh transaksi itu akan membantu perluasan ruang pembayaran di internet, ujar sumber tersebut.

Baik Grab maupun Kudo menolak berkomentar.

Ekspansi Grab akan mengintensifkan kompetisi di antara perusahaan-perusahaan pencarian kendaraan di Indonesia. Rival-rivalnya di negara ini termasuk Uber dan Go-Jek.

Grab bermitra tahun lalu dengan konglomerat Lippo Group untuk menggulirkan sarana pembayaran seluler. Lewat kemitraan tersebut, para pelanggan dapat menggunakan aplikasi Grap untuk melakukan pembayaran di tempat-tempat ritel Lippo di seluruh negeri.

Grab, yang didirikan salah satuny oleh lulusan Harvard Bussiness School, Anthony Tan, menggalang $750 juta dalam putaran pendanaan September lalu, lebih dari sebulan setelah pesaingnya dari Indonesia, Go-Jek, mendapat $550 juta dari para investor termasuk KKR dan Warburg Pincus. [hd]/Reuters/VOA Indonesia/swh

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*