Jokowi Ingin Semen Satu Harga di Seluruh Indonesia

Presiden Joko Widodo mengatakan, sejak awal, pemerintahannya terus menjalankan kebijakan ekonomi yang bernafaskan gotong royong sehingga dapat mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada peserta Rakornas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2016 di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/1). Presiden Jokowi memerintahkan kepada Kepala Daerah, Kapolda dan Pangdam untuk bekerja mencegah terulangnya kembali kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/nz/16.

Jakarta, Baranews.co – Presiden Joko Widodo mengatakan, sejak awal, pemerintahannya terus menjalankan kebijakan ekonomi yang bernafaskan gotong royong sehingga dapat mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat. Setelah berhasil mewujudkan satu harga untuk bahan bakar minyak di Papua, kini sedang menyiapkan program satu harga untuk semen.

“Yang belum dan dalam proses kami lakukan adalah semen. Di Jawa, Rp 70-80 ribu. Di Puncak, di Lanny Jaya, di Wamena, harganya Rp 800 ribu sampai Rp 2,5 juta. Ini akan terus kami perjuangkan,” tutur Jokowi dalam perayaan HUT Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia ke-18 di The Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad, 15 Januari 2017.

Terkait penurunan harga BBM, Jokowi mengatakan, “Harga premium di Papua, terutama di pegunungan, bisa Rp 60-70 ribu sampai Rp 100 ribu per liter. Padahal di Jawa hanya Rp 6.450.”

Menurut Jokowi, ketimpangan harga BBM di berbagai daerah tersebut, khususnya di Papua, sudah terjadi sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. “Kemarin, alhamdulillah sudah kita samakan satu harga. Inilah yang dikatakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Jokowi yang mengenakan batik berwarna coklat itu.

Untuk menciptakan efisiensi sehingga dapat menurunkan harga, menurut Jokowi, pemerintah akan terus membangun konektivitas dengan mempercepat pembangunan infrastruktur logistik, terutama tol laut. “Sampai akhir 2016 memang belum semuanya selesai. Baru beberapa rute yang bisa kami kembangkan,” katanya.

Namun, pada 2017, Jokowi akan memperbanyak rute tol laut sehingga lalu lintas orang dan barang menjadi semakin cepat dan efisien. “Akan kelihatan dalam gambarnya akan semakin ruwet. Artinya, kapal-kapal besar akan semakin banyak yang beredar di pelabuhan sehingga harga-harga barang akan turun,” ujarnya.

Selain itu, menurut Jokowi, pemerintah juga terus membangun infrastruktur sosial melalui program Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat. “Pemberian makanan tambahan dalam pembangunan infrastruktur sosial ini akan bisa mengangkat masyarakat kita yang belum sejahtera untuk bisa naik ke level yang lebih baik,” katanya.

Adapun dari segi kebijakan anggaran, Jokowi mengatakan, anggaran transfer ke daerah dan dana desa lebih besar dari anggaran kementerian dan lembaga. Dalam APBN 2017, anggaran transfer ke daerah dan dana desa mencapai Rp 764,9 triliun. “Kenapa ini kami lakukan, karena ingin mendorong perekonomian daerah bergerak lebih baik.” (tempo.co/hp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*