Polri: Media Sosial Bukan Semua Serba-Boleh

Mabes Polri terus melakukan pembinaan kepada netizen agar memiliki kesadaran hukum dalam melakukan aktivitas di dunia maya.

ilustrasi

Jakarta, Baranews.co – Mabes Polri terus melakukan pembinaan kepada netizen agar memiliki kesadaran hukum dalam melakukan aktivitas di dunia maya. Korps baju cokelat itu menegaskan bahwa siber bukanlah dunia yang serbabebas, tetapi ada koridor sesuai UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

”Sebagaimana aksi penyampaian pendapat di muka umum yang diatur UU 9/98, dalam konteks transaksi elektronik di media sosial juga ada aturannya sesuai UU 11/2008. Ini bukan untuk menekan kebebasan, tetapi ini harus diatur untuk mencegah niat dan tujuan yang tidak baik, seperti memecah bela bangsa, fitnah, dan menyebarkan berita bohong,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (26/11).

Masyarakat, lanjut Boy, harus diberi pemahaman dan informasi bahwa tidak semua hal boleh dilakukan di dunia siber, khususnya di media sosial. Kalau tidak baik dan berbenturan dengan UU, maka polisi pasti akan melakukan tindakan hukum. Netizen tidak bisa berbuat semaunya dan polisi akan konsisten melakukan penegakan hukum.

Selain melakukan penegakan hukum, kata Boy, polisi juga bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan kementerian terkait untuk mengawasi konten-konten yang secara kasat mata tidak layak dan melanggar hukum. Ada juga langkah-langkah untuk memonitor hingga memblokade situs yang dianggap bermasalah.

”Eksekusi penegakan hukumnya dilakukan Polri. Juga kita bekerja sama dengan interner service provider (ISP) yang sama-sama melakukan analisis konten yang patut diwaspadai,” tambahnya.

Di dalam konteks penegakan hukum itu Polri telah membentuk Satgas Cyber Troops di tingkat Mabes Polri hingga jaringan di bawahnya. Tujuan satgas ini ada dua, yaitu melakukan diseminasi isu positif sekaligus counter isu negatif dan melakukan penyidikan hukum.

Cyber troops ini ada di beberapa tempat, bukan hanya di Mabes Polri. Isinya pun ada petugas polisi dari beberapa satker termasuk Divisi Humas Polri. Jumlahnya banyak,” kata Boy.

 

Farouk Arnaz/AB

BeritaSatu.com

Be the first to comment

Leave a Reply